Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

BWS Malut Buka Suara, Perbaikan Bendungan Sangowo Telah Dilakukan, Proteksi Tanggul Bakal Dilakukan pada Oktober 2026

Senin, 14 September 2026 | September 14, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-14T11:19:11Z

HRNews.com — Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku Utara memastikan penanganan terhadap kerusakan pada infrastruktur Bendung Sangowo di Desa Sangowo, Kabupaten Pulau Morotai, telah dilakukan sesuai mekanisme pekerjaan dan ketentuan kontrak.

Perbaikan yang sebelumnya menjadi perhatian dalam pemberitaan sejumlah media tersebut telah diselesaikan oleh penyedia jasa pada masa pemeliharaan. Dengan demikian, pekerjaan perbaikan terhadap bagian infrastruktur yang mengalami kerusakan telah dituntaskan.

Kasatker Pelaksanaan Jaringan Pemanfaatan Air (PJPA) BWS Maluku Utara, Irnanda Kristandi, menegaskan bahwa penanganan terhadap Bendung Sangowo tidak berhenti pada perbaikan masa pemeliharaan. BWS juga telah melanjutkan penanganan melalui kegiatan tahap II Tahun Anggaran 2026.

Menurut Irnanda, struktur proteksi tanggul memang telah direncanakan untuk dibangun melalui kegiatan tahap II tepatnya pada Oktober 2026. Sementara perbaikan lainnya saat imi telah selesai dilaksanakan.

“Untuk struktur proteksi tanggul sesuai rencana akan dibangun pada bulan Oktober tahun anggaran 2026 melalui kegiatan tahap 2. Kalau pemeliharaan perbaikan lainnya sudah selesai dibangun saat ini,” jelasnya.

Irnanda menjelaskan, sebelumnya alat berat berupa excavator dan peralatan pendukung lainnya telah berada di lokasi untuk melakukan pembersihan sekaligus penanganan terhadap bagian tanggul yang mengalami kerusakan.

Penanganan tersebut dilakukan sebagai bagian dari kewajiban penyedia jasa selama masa pemeliharaan. Dalam ketentuan kontrak pekerjaan konstruksi, penyedia jasa tetap memiliki kewajiban melakukan perbaikan terhadap bagian pekerjaan yang mengalami kerusakan dalam masa pemeliharaan.

"Perbaikan sudah selesai dilaksanakan oleh penyedia jasa pada masa pemeliharaan. Kemudian untuk struktur proteksi tanggul dilanjutkan melalui kegiatan tahap 2 Tahun Anggaran 2026 ” pungkas Irnanda.


Ia menambahkan, BWS Maluku Utara tetap melakukan pemantauan terhadap kondisi infrastruktur di lapangan. Pengawasan tersebut tidak hanya dilakukan terhadap Bendung Sangowo, tetapi juga terhadap berbagai infrastruktur sumber daya air lainnya yang berada di bawah pengawasan BWS Maluku Utara.

“Kami akan terus pantau di lapangan dan melakukan perbaikan jika ada kerusakan,” ujarnya.

Menurutnya, pemantauan secara berkala penting dilakukan untuk memastikan seluruh infrastruktur yang telah dibangun dapat berfungsi secara optimal, memiliki tingkat keamanan yang baik, serta memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Irnanda juga menegaskan bahwa setiap persoalan yang muncul pada infrastruktur BWS akan ditindaklanjuti berdasarkan kondisi faktual di lapangan, standar teknis, serta mekanisme pekerjaan yang berlaku.

“Tim akan terus melakukan pemantauan. Kalau ada kerusakan, tentu akan ditangani berdasarkan ketentuan dan mekanismenya,” tuturnya.

Dengan telah selesainya perbaikan pada masa pemeliharaan serta pembangunan struktur proteksi tanggul melalui kegiatan tahap II Tahun Anggaran 2026, BWS Maluku Utara memastikan penanganan terhadap Bendung Sangowo telah dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan.

Langkah tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur sumber daya air tidak berhenti setelah pekerjaan fisik selesai, tetapi dilanjutkan dengan kewajiban pemeliharaan, pengawasan dan penanganan terhadap setiap kondisi yang membutuhkan perbaikan.

BWS Maluku Utara memastikan komitmen tersebut akan terus dijalankan untuk menjaga kualitas, fungsi dan keberlanjutan infrastruktur sumber daya air di Maluku Utara.

“Yang paling penting, pekerjaan sudah diperbaiki dan struktur proteksi tanggul melalui kegiatan tahap 2 juga sudah selesai. Kami tetap melakukan pemantauan untuk memastikan infrastruktur tersebut dapat berfungsi dengan baik," tutup Irnanda. (Red
×
Berita Terbaru Update